Di Tengah Hutan Pinus, 8 KK Kampung Seling Kini Terang Benderang! AIRNAV Hadirkan Listrik Hingga Sarana Pendidikan
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.
RADARBLAMBANGANNEWS.COM, | BANYUWANGI — Gelap perlahan terusir dari Kampung Seling, sebuah perkampungan kecil yang tersembunyi di tengah kawasan hutan pinus Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Banyuwangi.
Hanya dihuni sekitar delapan kepala keluarga (KK), Kampung Seling berada di lokasi yang tidak mudah dijangkau. Jalan menuju permukiman harus melewati kawasan hutan dengan medan menanjak dan licin.




Namun keterbatasan akses tersebut tak membuat warga Seling luput dari perhatian.
Kini, harapan baru datang melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan AirNav Indonesia. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), AirNav memberikan bantuan fasilitas turbin untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) sekaligus sejumlah sarana penunjang kehidupan masyarakat.




Bantuan itu tidak hanya menghadirkan energi listrik, tetapi juga menyentuh sektor pendidikan, ibadah dan sanitasi.
AirNav turut memberikan dukungan pembangunan musala, renovasi ruang kelas serta fasilitas kamar mandi bagi warga Kampung Seling.




Penyerahan bantuan dilakukan Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono bersama Direktur Utama AirNav Indonesia Capt. Avirlanto Suratno di kawasan Wisata Gerbang Raung, Desa Jambewangi, Rabu petang (30/9/2026).
Dari lokasi penyerahan, Kampung Seling masih berjarak sekitar lima kilometer.




Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Ketua Badan Kehormatan DPRD Banyuwangi Suwito, Kepala Desa Jambewangi Maskur dan Wakil Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Barat Sunardi.
DELAPAN KK, TAPI TAK BOLEH TERTINGGAL




Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menegaskan, jumlah warga yang sedikit bukan alasan bagi pembangunan untuk berhenti menjangkau mereka.
"Meski hanya dihuni delapan KK, masyarakat Seling tetap mendapatkan perhatian dalam upaya pemerataan pembangunan di Banyuwangi," kata Mujiono.




Menurutnya, dukungan AirNav menjadi contoh bagaimana kolaborasi lintas pihak dapat membuka akses pembangunan hingga kawasan yang secara geografis sulit dijangkau.
"Terima kasih kepada AirNav yang telah memberikan bantuan bagi warga Banyuwangi yang berada di daerah terjauh. Ini merupakan bentuk nyata kolaborasi dan semangat Gerakan Tandang Bareng yang terus kita gaungkan di Banyuwangi," imbuhnya.
Bagi warga Seling, hadirnya listrik menjadi perubahan yang sangat terasa. Aktivitas masyarakat yang sebelumnya terbatas ketika malam tiba kini dapat berlangsung lebih leluasa.
Anak-anak pun memiliki ruang yang lebih nyaman untuk belajar.
Mujiono berharap bantuan tersebut tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi ikut mendorong aktivitas sosial, pendidikan hingga produktivitas masyarakat.
"Bantuan dari AirNav akan sangat bermanfaat untuk mendukung kegiatan dan produktivitas warga. Semoga dengan adanya bantuan ini juga bisa meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian warga setempat," harapnya.
AIRNAV TAK HANYA JAGA LANGIT INDONESIA
Direktur Utama AirNav Indonesia Capt. Avirlanto Suratno mengatakan, program TJSL tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk ikut menghadirkan manfaat bagi masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah pedalaman.
" Tidak hanya menjaga keselamatan udara Indonesia melalui navigasi penerbangan, namun melalui program TJSL ini kami ingin mewujudkan gotong royong AirNav bersama pemerintah untuk memberikan manfaat dan nilai tambah bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Jambewangi Maskur memastikan bantuan yang diberikan telah dimanfaatkan warga Seling.
Menurutnya, kehadiran listrik membawa perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat.
"Bantuannya sangat bermanfaat. Sekarang pada malam hari warga masih bisa beraktivitas dan anak-anak juga bisa belajar dengan nyaman karena lampu menyala 24 jam," kata Maskur.
Ia menyebut hadirnya infrastruktur dasar tersebut menjadi pesan bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang bagi masyarakat untuk memperoleh kehidupan yang lebih layak.
Di balik lebatnya hutan pinus dan medan yang menantang, delapan keluarga di Kampung Seling kini memiliki cahaya baru.
Bukan sekadar cahaya lampu, tetapi juga cahaya harapan untuk pendidikan, aktivitas warga dan masa depan yang lebih baik. (silvi)
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati