Cuaca
Memuat cuaca...

Pastikan Program Berjalan Optimal, Direktur PK Apresiasi Produktivitas SAE Paswangi Lapas Banyuwangi

Pastikan Program Berjalan Optimal, Direktur PK Apresiasi Produktivitas SAE Paswangi Lapas Banyuwangi
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.

BANYUWANGI – Direktur Pembimbingan Kemasyarakatan (PK) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Ceno Hersusetiokartiko, melakukan kunjungan kerja ke Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Paswangi milik Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Rabu (11/3). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan berjalan secara optimal dan tepat sasaran.

Didampingi Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, beserta jajaran pejabat struktural, Ceno meninjau langsung berbagai unit produktif yang dikelola di lahan SAE yang berlokasi di Kelurahan Pakis tersebut. Dalam pantauannya, ia memberikan apresiasi tinggi terhadap intensitas kegiatan yang berlangsung, mulai dari sektor pertanian, perikanan, hingga peternakan.

"Produktivitas di SAE Paswangi ini berjalan dengan sangat baik. Hal ini terlihat dari keberagaman aktivitas pembinaan yang ada. Kami melihat sinergi yang kuat dalam pengelolaan lahan asimilasi ini," ujar Ceno di sela-sela kunjungannya.

Lebih lanjut, Ceno menekankan pentingnya keberlanjutan program ini bagi para klien pemasyarakatan. Ia berharap ke depannya, klien dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) dapat terus melanjutkan pembinaan di tempat ini guna mengasah dan meningkatkan keahlian (skill) mereka sebelum benar-benar kembali ke tengah masyarakat.

Sementara itu, Kalapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menjelaskan bahwa pengembangan SAE Paswangi memiliki misi yang lebih luas. Menurutnya, program ini dirancang untuk menciptakan multiplier effect (efek berganda) yang bermanfaat bagi berbagai pihak.

“Pembinaan di SAE Paswangi merupakan wujud nyata dukungan kami terhadap program nasional ketahanan pangan. Jadi, di satu sisi berfungsi sebagai wadah asimilasi bagi warga binaan, dan di sisi lain memberikan kontribusi konkret pada sektor pangan,” terang Wayan.

Wayan menambahkan bahwa pihak Lapas berkomitmen untuk terus melakukan diversifikasi dan pengembangan variasi pembinaan secara berkelanjutan. Targetnya, SAE Paswangi tidak hanya menjadi tempat pelatihan internal, tetapi juga mampu bertransformasi menjadi sarana edukasi bagi masyarakat umum di Banyuwangi.

"Kami ingin SAE ini menjadi pusat pembelajaran (edukasi) bagi publik, sehingga masyarakat bisa melihat langsung proses pembinaan sekaligus belajar mengenai teknik pertanian maupun peternakan yang kami kembangkan di sini," pungkasnya.

Id
Penulis Idham Holid
Id
Editor Idham Holid

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN