Perkuat Daya Tahan ASN di Era Transformasi, Kemendukbangga/BKKBN Jatim Tekankan Strategi Sehat Mental Untuk Integritas Berkelanjutan
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang GC Gedung Nano, Kampus C Mulyorejo Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya, ini diikuti sekitar 120 peserta, yang terdiri atas ASN di lingkungan Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur serta perwakilan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dari kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Dra. Maria Ernawati, M.M., menegaskan bahwa penguatan kesehatan mental ASN merupakan kebutuhan strategis untuk menjaga kualitas kinerja dan integritas organisasi, khususnya pascatransformasi BKKBN menjadi kementerian.
“Pagi hari ini kita melaksanakan kegiatan strategi kesehatan mental untuk peningkatan kinerja ASN di lingkungan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Timur. Setelah bertransformasi menjadi Kementerian, tugas kita tidak semakin ringan, justru semakin kompleks dan menuntut kesiapan mental yang lebih kuat,” ujar Maria saat diwawancarai awak media.




Maria menjelaskan, Kemendukbangga/BKKBN mengemban mandat strategis dalam menjaga stabilitas kependudukan serta mendorong pembangunan keluarga guna mewujudkan ketahanan keluarga, khususnya di Provinsi Jawa Timur.
Peran tersebut sekaligus menjadi bagian penting dalam mendukung visi dan misi Presiden, termasuk implementasi delapan agenda prioritas pembangunan nasional.
Menurutnya, ASN Kemendukbangga/BKKBN bukan hanya berperan sebagai pelayan administrasi, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat dan pelayan keluarga, yang dituntut adaptif terhadap perubahan sosial, perkembangan teknologi, serta dinamika kehidupan keluarga di era modern.
“Pelayanan kepada masyarakat saat ini semakin kompleks. Dinamika sosial, perkembangan teknologi, hingga keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi ASN,” jelasnya.




Di sisi lain, ASN juga dituntut untuk menjalankan kebijakan-kebijakan strategis Kementerian sekaligus mengembangkan kapasitas dan karier profesional.
Apabila tidak dikelola dengan baik, tekanan kerja tersebut berpotensi menimbulkan stres yang berdampak pada penurunan kinerja dan kualitas pelayanan.
“Ketika stres tidak dikelola secara sehat, kinerja pasti akan terpengaruh. Oleh karena itu, kegiatan ini bersifat preventif, agar tekanan kerja dapat dikenali sejak dini dan dikelola secara positif,” imbuh Maria.
Lebih lanjut, Maria menegaskan bahwa di tengah kebijakan efisiensi anggaran, ASN tetap dituntut menghasilkan output kinerja yang optimal.




Penguatan kesehatan mental diharapkan menjadi fondasi bagi ASN Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Jawa Timur untuk tetap produktif, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam membangun ASN yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga tangguh secara mental, sebagai kunci keberhasilan pembangunan keluarga dan kependudukan yang berkelanjutan. (Bagas)
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati