Dari Jawa Timur untuk Indonesia: Ning Lia Jadi Simbol Politik Bersih dan Inspiratif
Traktir!
Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.
Surabaya - Media Indonesia Times | Di tengah tantangan demokrasi yang kian kompleks mulai dari menurunnya kepercayaan publik, maraknya disinformasi, hingga kecenderungan apatisme generasi muda keteladanan figur publik menjadi kunci utama menjaga kualitas demokrasi tetap sehat.
Dalam konteks inilah, Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menunjukkan peran strategisnya melalui pendekatan politik yang berintegritas dan berorientasi pada publik.




Ning Lia mengatakan, tak berhenti konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama dalam sektor pendidikan, pemberdayaan perempuan, kepemudaan, serta penguatan nilai kebangsaan.
Menurutnya, keberlangsungan demokrasi tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi juga oleh keteladanan para pelaku di dalamnya, baik politisi, media, maupun masyarakat.




“Demokrasi harus dijaga dengan cara yang baik. Kuncinya ada pada integritas, keteladanan, dan bagaimana kita menjaga kepercayaan publik,” ujarnya.
Menurut Keponakan Gubernur Jawa Timur Khofifah itu, dalam demokrasi sangat krusial sebagai pilar yang menjaga keseimbangan informasi. Karena itu, penyajian berita yang objektif menjadi bagian penting dalam menjaga demokrasi tetap sehat. Lebih jauh, Ning Lia menekankan bahwa demokrasi merupakan tanggung jawab bersama.




Ia mengingatkan generasi muda agar tidak bersikap apatis terhadap dinamika politik.
“Anak muda jangan apatis. Demokrasi harus dijaga bersama. Menjadi politisi harus memberi contoh yang baik, menghormati narasumber dan masyarakat, serta menghadirkan informasi yang objektif. Dengan begitu, kita bisa menjadi rujukan dan inspirasi bagi publik maupun media lainnya,” tegasnya.




Dalam praktik politiknya, Ning Lia dikenal mengedepankan pendekatan inklusif dan dialogis. Ia aktif menjalin komunikasi dengan berbagai elemen, mulai dari kalangan pesantren, perempuan, pemuda, hingga komunitas akar rumput. Gaya komunikasinya yang santai namun efektif juga membuatnya dekat dengan generasi muda, baik melalui aktivitas lapangan maupun ruang digital.
Tingkat kepercayaan publik terhadap Lia tercermin dari capaian elektoralnya pada Pemilu lalu dengan perolehan 2.739.123 suara. Selain itu, survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerjanya mencapai 70,5 persen, tertinggi di antara legislator Jawa Timur.




Latar belakang keluarga Nahdlatul Ulama turut membentuk karakter kepemimpinan Lia yang religius dan membumi. Ia merupakan putri KH Masykur Hasyim dan Hj Aisyah. Di luar aktivitas politik, Ning Lia juga aktif menulis artikel bertema politik, pendidikan, dan kepemimpinan perempuan sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi publik. (Bagas)
⚠ Disclaimer
Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.
Bagikan:
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
BERITA PILIHAN
Dugaan Kekerasan Seksual di TPQ Sambikerep, Polrestabes Surabaya Resmi Terima Laporan Korban
Kuasa Hukum Ungkap Petunjuk Baru, Polda Gorontalo Perluas Operasi Pencarian Eca
Wabup Pohuwato Nyatakan Siap Turun Bersama Massa, Besok Dijemput di Kantor Bupati