Cuaca
Memuat cuaca...
Berita

Serangan Siber ke Pemkab Banjarnegara Tembus 36 Juta dalam 3 Bulan, 15 Masuk Kategori Kritis

Serangan Siber ke Pemkab Banjarnegara Tembus 36 Juta dalam 3 Bulan, 15 Masuk Kategori Kritis
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.

BANJARNEGARA- Media Indonesia Times| Serangan ke sistem digital Pemerintah Kabupaten Banjarnegara bukan lagi hitungan ratusan atau ribuan. Dalam waktu tiga bulan lebih, jumlahnya menembus puluhan juta.

 

Data itu diungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Banjarnegara, Sagiyo, dalam bimbingan teknis tim Banjarnegarakab-Computer Security Incident Response Team (CSIRT), Rabu (22/4/2026).

 

“Sejak Januari sampai pertengahan April, tercatat lebih dari 36 juta percobaan serangan ke situs milik Pemkab Banjarnegara,” kata Sagiyo.

 

Dari angka itu, setidaknya ada 15 serangan kategori kritis yang berpotensi mengganggu sistem secara langsung. Tercatat juga 7.941 serangan dengan tingkat risiko tinggi. Sisanya, jutaan anomali lain dalam kategori sedang hingga rendah yang tetap harus diwaspadai.

 

Serangan tersebut datang dalam berbagai bentuk, mulai dari upaya peretasan hingga pola-pola yang mirip gangguan digital, seperti praktik pinjaman online ilegal yang kerap menyasar celah data.

 

Lonjakan itu menjadi alasan Pemkab menggelar pelatihan teknis untuk memperkuat respons insiden siber. Kegiatan digelar di Aula Abdi Praja Setda Banjarnegara dan diikuti puluhan tim IT dari berbagai organisasi perangkat daerah.

 

Wakil Bupati Banjarnegara, Wakhid Jumali menilai, ancaman digital kini tak bisa dianggap sepele. Sistem pemerintahan sudah sangat bergantung pada teknologi, sehingga risiko gangguan juga ikut meningkat.

 

“Teknologi informasi sekarang jadi tulang punggung pelayanan publik. Tapi risikonya juga makin kompleks,” ujarnya saat membuka kegiatan.

 

Dia menekankan, penguatan keamanan tidak cukup hanya mengandalkan perangkat. Ada tiga hal yang harus berjalan beriringan, yaitu sumber daya manusia, prosedur, dan teknologi.

 

“Perangkat secanggih apa pun tidak akan maksimal kalau tidak didukung SDM yang kompeten dan tata kelola yang baik,” katanya.

 

Pemkab Banjarnegara selama ini bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara dalam berbagai aspek, mulai dari penggunaan tanda tangan elektronik hingga penanganan insiden dan audit keamanan sistem. (Hms)

Ar
Penulis Ari
Ti
Editor Tim Redaksi

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN