Cuaca
Memuat cuaca...
Hukum & Kriminal

TIANG PEMBATAS DI TROWONGAN LINGKAR KETAPANG KEMBALI DISOROT! Pemdes Surati KAI, Warga Desak Penanganan Cepat Sebelum Jatuh Korban Lagi

TIANG PEMBATAS DI TROWONGAN LINGKAR KETAPANG KEMBALI DISOROT! Pemdes Surati KAI, Warga Desak Penanganan Cepat Sebelum Jatuh Korban Lagi
Traktir!

Apakah berita ini bermanfaat? Dukung kerja jurnalistik Radar Blambangan dengan traktir.

 

RADARBLAMBANGANNEWS.COM, | KETAPANG, BANYUWANGI — Persoalan tiang pembatas yang berada di kawasan trowongan Lingkar Ketapang kembali menjadi sorotan serius warga. Pemerintah Desa (Pemdes) Ketapang kembali menyurati pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk kedua kalinya, mendesak agar keberadaan tiang pembatas tersebut segera ditindaklanjuti karena dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat. Selasa, (6/10/2026). 

 

Surat tersebut dilayangkan Pemdes Ketapang pada hari ini sebagai bentuk tindak lanjut atas kekhawatiran warga terhadap kondisi tiang pembatas yang berada di kawasan trowongan Lingkar Ketapang.

 

Desakan penanganan juga disampaikan langsung oleh Ketua RW 12, Slamet Efendi. Ia bahkan telah mendatangi kantor PT KAI untuk meminta agar persoalan tersebut segera mendapatkan perhatian dan tindakan nyata dari pihak terkait.

 

Slamet Efendi berharap tidak terjadi lagi insiden yang dapat menimbulkan korban akibat keberadaan tiang pembatas tersebut.

 

Saat berada di kantor KAI, Slamet mengaku diminta untuk menunggu tindak lanjut dari pihak KAI Jember yang disebut sebagai pihak pusat dalam penanganan persoalan tersebut.

 

Namun, warga berharap persoalan itu tidak berlarut-larut. Mereka meminta adanya langkah cepat, terutama karena tiang pembatas tersebut dinilai memiliki ukuran dan bobot yang cukup berat sehingga apabila terjadi insiden, dampaknya dapat membahayakan pengguna jalan maupun masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

 

Warga Ketapang kini mendesak agar KAI tidak sekadar menerima laporan, tetapi segera melakukan pengecekan dan langkah pengamanan di lokasi.

 

Slamet Efendi juga telah menyampaikan persoalan tersebut kepada pihak Polsek Kalipuro. Langkah itu dilakukan untuk memastikan adanya koordinasi dan mencegah terjadinya miskomunikasi apabila nantinya masyarakat sekitar mengambil langkah untuk mendatangi pihak PT KAI Ketapang secara langsung.

 

Warga menegaskan, tujuan utama mereka bukan mencari persoalan, melainkan meminta adanya solusi dan tindakan sebelum muncul korban lebih banyak.

 

Apabila tidak segera ada penanganan, warga yang terdampak berencana menyampaikan persoalan tersebut kepada Bupati Banyuwangi sebagai kepala daerah sekaligus pemimpin yang diharapkan dapat menjadi pengayom dan memperjuangkan keselamatan masyarakat.

 

Pesan warga Ketapang sederhana: jangan menunggu terjadi korban berikutnya baru dilakukan tindakan.

 

Pemdes dan masyarakat berharap PT KAI segera turun ke lokasi, melakukan pengecekan terhadap tiang pembatas tersebut, serta mengambil langkah pengamanan yang diperlukan demi keselamatan warga dan pengguna jalan di kawasan Lingkar Ketapang.(Jok) 

⚠ Disclaimer

Seluruh wartawan Radar Blambangan dibekali KTA, surat tugas, dan namanya tercantum di Box Redaksi. Apabila ada pihak yang mengaku sebagai wartawan Radar Blambangan namun namanya tidak tercantum di Box Redaksi, maka hal tersebut bukan menjadi tanggung jawab Redaksi Radar Blambangan.
Bagi pihak yang merasa ragu atau membutuhkan konfirmasi, silakan hubungi kami dengan klik di sini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

BERITA PILIHAN